Memaparkan catatan dengan label Nasihat. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Nasihat. Papar semua catatan

Selasa, 25 Mei 2021

Apa Yang Sedang Kita Nikmati Itu Milik Allah

Bukan mudah sehalus kudrat jiwa yang lemah menongkah arus kehidupan yang dihuni pelbagai dugaan. Tambahan lagi, di zaman yang kian mencabar minda dan fikiran. Manusia bergerak, berinteraksi dan mencari peribadi sendiri diselimuti oleh kesibukan harian. Manusia bertanding siapa kalah siapa menang mengumpul seberapa banyak timbunan harta yang menjadi impian. Sehinggakan kita lupa tanggungjawab yang terpikul di bahu kita sebelum kita di hantar ke dunia pinjaman.Janjinya kita apa?

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepadaku”. [Adz Dzariyat [51] : 56].

Tetapi, perhatikan sekeliling kita. Manusia tanpa segan silu menabur kaca pada nikmat kurniaanNya. Nikmat yang di kurnia di sangka usahanya sendiri mendapatkannya. Tidak sedar dengan sifat pemurah Allah swt. Terus menerus mencari harta tanpa tutup mata menghadap kalkulator. Mencongak-congak untung rugi hasil kerja. Masakan ahli matematik seorang hartawan tidak pandai membilang waktu solat wajib yang cuma ada lima. Kenapa masih ada yang bijak pandai dikurnia akal sempurna tidak mampu mengingat waktu solat yang ditelah difardukanNya.

Alangkah lupanya kita, bahawa harta setimbun gunung itu tidak mampu menjadi tanah yang empuk buat tidur lena yang lama. Harta yang diburu tanpa kira waktu tidak mampu membuka mulutmu menjawab soalan malaikat.Harta yang dimiliki hari ini belum tentu masih termiliki esok hari. Jadi rezekimu cuma sekadar apa yang kau gunakan hari ini, makan di waktu ini dan pakaian yang dipakai kini. Esok hari mungkin harta itu akan di tarik kembali kepada yang maha memberi.

Bersedekahlah, jangan takut kehilangan harta itu kerana berbuat baik kepada sesama makhluk akan mendamaikan hatimu. Allah akan melipat gandakan apa yang telah kita sedekahkan. Kalaupun tidak mendapat balasannya di dunia ini, akhirat nanti pasti akan terhitung tidak terkecuali.

“Tidak akan dikurangi harta dengan sebab bersedekah, Allah tidak menambah keampunan seseorang hamba melainkan seseorang itu ditambahkan dengan kemuliaan. Tidaklah seseorang itu merendah diri kerana mengharapkan keredhaan Allah melainkan akan diangkat darjatnya”.(Riwayat Muslim)

Sedekah itu yang akan menjadi jariah. Duit yang dikumpul kini hanya akan menjadi baja tanah. Kecuali amalan sedekah itu lah yang akan mengalir sampai kepada kita sesudah kita kembali ke alam barzakh.Keluarkanlah zakat untuk menyucikan harta. Namun, ramai di antara kita mengabaikan hal ini. Alangkah rugi.

Rabu, 6 Januari 2021

Jangan Berhenti Melangkah

Kita ada perasaan ingin berjaya dan hidup yang lebih baik, tetapi malangnya kita tidak tahu jalan untuk menuju ke sana. Kita mempunyai cita - cita yang tinggi tapi ada masa yang sama kita merasakan kecewa dengan hidup kita, kerana kemiskinan, kebodohan dan rasa malu yang melampau - takut untuk melangkah.

Kita mempunyai cita - cita lain, tetapi terpaksa belajar atau bekerja dalam bidang yang langsung tidak kita sukai. Semua ini menyebabkan kita sering pasrah dengan masa hadapan dan selalu ada masalah - masalah yang sering menimpa kita.

Sebenarnya salah satu kunci utama kejayaan adalah kemampuan kita dalam menentukan sasaran hidup yang jelas, malaksanakannya dengan sabar dan tekun, mencari punca kelemahan dan seterusnya berusaha memperbaiki kelemahan itu.
Paling setidak - tidaknya pun, kita harus memastikan kelemahan itu tidak mengganggu dan menghantui kehidupan kita.

Inilah sebabnya penting untuk kita mulakan segalanya dengan perancangan yang baik untuk memperbaiki diri kita. lakukan pelbagai usaha sehingga kita menemui apa yang dirasakan paling baik dalam hidup kita.

Ingatlah, mengharungi segala rintangan yang ada dalam hidup itu adalah sangat penting, terutamanya dalam menangani perasaan bingung untuk menghadapi masa depan. Pengalaman mendewasakan, pengalaman itu adalah guru yang terbaik.

Jangan lupa betapa pentingnya untuk merasa percaya pada diri dan mempunyai kesedaran untuk berusaha mengubah kehidupan seperti apa yang kita inginkan. Yang penting adalah sebuah usaha yang tiada henti. Kita harus kuat dan memiliki kesabaran yang tinggi.

Jika tiba - tiba sahaja perasaan takut dan kecewa itu menjengah, maka bersegeralah untuk membuang perasaan itu dan menggantikannya dengan perasaan yang tenang dan bersangka baik (husnudzon) kepada Allah SWT. Jika kita mempunyai perasaan malu yang berlebih - lebihan, cubalah untuk menghilangkannya dengan lebih banyak menenangkan jiwa dan percaya serta yakin tidak ada apa yang boleh membuatkan kita merasa malu.

Memang, rasa malu itu adalah perlu. Namun jika rasa malu itu terlalu berlebihan ia akan menyebabkan hilangnya rasa percaya pada diri.

Yakin dan percayalah, kita akan berjaya mencapai kejayaan, dengan syarat kita tidak terburu – buru. Sentiasalah bersabar sehingga semua impian kita menjadi kenyataan. Insyaallah.

Ahad, 12 April 2020

Leave your prejudice!

I believe, when you believe He is The Most Forgiveness, repent is the only way for you to have a fresh 'start'.

To have a fresh start, it means to move foward and forget everything you’ve done, to have anything that u never have before - perhaps His Bless.

To sacrifice things that you 'love' but not things that you need to let go anything that not your own but His own.Anything it is, what is done is done and it can't be undone if u don't like it.But there's always room for chance.

All the great experience u've had, the ups and downs.

Those are precious,

something to treasure and to ponder upon treading a different path,

sometimes past mistakes will haunt us,

and make us afraid to move foward,

to run to the happiness,

instead of 'happiness' of right now,

whereas actually, you know something that maybe many people dont even know about it,

fears are there to be conquered,

our own faults, our own mistakes,

should not be the stone for us to proceed to gain His Bless and get out from the 'darkness' of the life.


However, can a fresh start really be a fresh start?

Yes. It can be.

Things you do will still haunt you, but remember it is a part of life that you need to live with it.What had past, is qadho' and qadha. sudah suatu ketetapan.

He had set all that.But in future and right now,
Allah knows everything.You never know what is good for you even you never know what is set for you.

So please don't make conclusion,

don't make judgement,

don't prejudice to yourselve, and to Him,

and what in your heart is much more

important and also what you are doing.

Things you lose, you will gain back.Things you sacrifice will demand it’s pay.Because Paradise is only open to one that willing to pay and also from His rahmat.

Things you let go will occasionally come back.
It will happen when you choose it to be.There's always have such thing as 'Fresh start' as you choose it.You choose the way that could lead your life out from darkness.

You got one chance to live,
One chance to make any decision,
Live with it,
Live with your decision,
Learn from the consequences,
Suffer from the catastrophes,
Clocks are ticking clockwise,
Nothing, nothing you can do to make it reversed.

Live with the decision.Yes you could.Create your life as you wish.But to have a life as Allah's wish is the main thing.It is not easy as ABC.But it also not so hard to do as long as you know what is the most essential thing in this life - His Bless, as you will return to Him at last.

How to have a fresh start? You dont need a start because you've already started your life.

And when u didnt want me,
I wanted you because,
The funny things about it is,
I Iiked the show,
I like it when it's difficult,
I like it when it's hard,
Then you know it's worth it,
That you found your heart,
Finding your heart.

Rabu, 12 Februari 2020

Kasih Sayang Allah Yang Tiada Penghujungnya...

Assalamualaikum…


Bila dibincangkan atau disentuh tentang Allah sangat sayang pada kita, ada dikalangan kita yang berkompromi, bermuram durja dan am nya memprotes. Dalam versi ayat, ada juga yang berkata,

“Betul ke Allah sayang kita? Kalau Allah sayang kita kenapa beri ujian yang berat ni? Dalam ramai-ramai orang, kenapa Allah pilih kita sebagai penerima ujian? Kenapa tak bagi dekat orang lain?”

Firman Allah s.w.t dalam al-Quran bermaksud :

“Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: ‘Kami beriman, sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cubaan)? Dan demi sesungguhnya, Kami menguji orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah orang yang sebenar-benarnya beriman dan nyata pula apa yang diketahui-Nya orang yang berdusta.’” (Surah al-Ankabut, ayat 2-3)

Jawapannya senang sahaja, sebab Allah tersangat sayangkan kita.Allah bagi kita ujian sebab masih ingatkkan kita. Dia rindu suara hambaNya...Dia rindu mendengar suara hambaNya dalam tadahan doanya. Dia tak ingatkan orang lain yang tak diberi ujian itu. Ada satu hadis yang menceritakan seseorang yang menangis di satu pertiga malam. Dia menangis dalam tadahan doanya. Malaikat yang tak mampu lagi mendengar tangisan sayu itu,lantas bertemu Allah serta berkata, “ya Allah...HambaMu itu sedang menangis” lantas Allah berfirman. “Biarkan dia. Sesungguhnya Aku merindui suaranya” ..Subhanallah..Betapa Allah sayang pada kita.Betapa Allah selalu mengingati kita walaupun kita selalu dalam kealpaan.

“Kenapa Allah bagi sakit yang berat? Kalau Allah sayang kita? Kenapa Allah bagi kita sakit barah yang sudah teruk? Yang sudah tiada lagi harapan untuk hidup? Kalau kita berdoa, adakah Allah akan menyembuhkan kita dan memanjangkan tempoh hidup kita lagi? Kita masih sangat muda”.

Firman Allah s.w.t dalam al-Quran yang bermaksud :

 “Dan bagi tiap-tiap umat ada tempoh (yang ditetapkan), maka apabila datang tempohnya, tidak dapat mereka dikemudiankan walau sesaat pun, dan tidak dapat pula mereka didahulukan.” 
(Surah al-A’raf, ayat 34)

Jawapannya, Allah terlalu sayang dan merindui kita. Betapa beruntungnya orang diberi ujian yang sedemikian. Mengapa beruntung? Satu, kerana Allah juga ingin mendengar tadahan doa serta suara kita. Maka jika kita seorang yang telah berdoa, sabar dan redha terhadap sakit yang telah diberikan. Maka kita adalah termasuk orang-orang yang Allah sangat-sangat tak sabar nak jumpa. Kenapa? Sebab Allah nak hadiahkan kita hadiah yang terbesar yang diidam semua umat islam, iaitu hadiah mati syahid. Apa kelebihan mati syahid? Kenapa ramai yang merebutnya? Jawapannya, dengan mati syahid, seseorang itu tidak perlu dihisab.
Malah dihantar terus ke syurga yang paling tinggi martabatnya. Allah sangat-sangat tak sabar nak berjumpa kita sebab Allah amat sayang kita dan rindu kita. Subhanallah…

Seharusnya berdoalah kita. Memetik hadis;

Janganlah ada orang yang menginginkan mati kerana kesusahan yang dideritanya. Apabila harus melakukannya hendaklah dia cukup berkata, "Ya Allah, tetap hidupkan aku selama kehidupan itu baik bagiku dan wafatkanlah aku jika kematian baik untukku." (HR. Bukhari)

Nak dipendekkan, jika ditanya lagi...

Kenapa Allah bagi buta?

Jawapannya, sebab Allah nak jaga mata kita. Allah tak nak bagi kita tengok maksiat. Allah hilangkan dosa kita dari segi itu.

Kenapa Allah bagi bisu?

Jawapannya, sebab Allah nak hilangkan dosa mengumpat kita.Hilangkan dosa bercakap perkara yang sia-sia( laqha ).

Kenapa Allah bagi pekak?

Jawapannya, sebab Allah nak menutup pendengaran kita dari benda yang maksiat dan sia-sia. Allah nak kurnia kita pahala percuma.

Kenapa Allah bagi tempang dan kudung?

Jawapannya, sebab Allah nak hindarkan kita dari berkunjung ke tempat maksiat dan jauh dari melakukan maksiat. Allah nak bagi pahala extra dalam kita beribadah. Semakin susah kita beribadah, dan kita tetap lakukan, semakin banyak pahala yang Allah janjikan.

Kenapa Allah bagi putus cinta?

Jawapannya, sebab itu bukan jodoh kita. Jadi mana jodoh kita? Jangan bimbang… Ketentuan jodoh itu telah Allah tetapkan. Allah bagi putus sebab Allah nak gantikan kita dengan yang lebih baik.Allah tak pernah dan tak mungkin berlaku kejam terhadap hambaNya...Andai diri kita resah tidak berpunya, ingatlah janji Allah.

Firman Allah s.w.t dalam al-Quran yang bermaksud :

(Lazimnya) perempuan-perempuan yang jahat adalah untuk lelaki-lelaki yang jahat, dan lelaki-lelaki yang jahat untuk perempuan-perempuan yang jahat; dan (sebaliknya) perempuan-perempuan yang baik untuk lelaki-lelaki yang baik, dan lelaki-lelaki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik.
(Surah an-Nur, ayat 26)

Bukan lelaki atau perempuan baik itu yang dikejar. Tetapi diri kita dahulu yang perlu diperbaiki. Tidak perlu sibukkan diri kita mencari si dia. Tetapi sibukkanlah diri kita menjadi apa yang dituntut olehNya.
Subhanallah...Betapa Allah sayang kita.

Kenapa Allah bagi result rendah? Sedangkan kita dah usaha.

Jawapannya, usaha kita itu mungkin masih belum mencukupi. Jika kita yakin bahawa usaha kita sudah cukup, maka pasti Allah nak menyediakan kita hikmah lain. Apakah hikmahnya? Sebab Allah maha mngetahui bahawa kita akan riak, ujub dan takbur dengan pemberian kejayaan itu. Maka Allah nak jauhkan kita dari mendapat dosa-dosa itu. Subhanllah...Betapa Allah sayang kita. Oleh itu, bersihkan niat dan mohon pertolongan dari Allah.

Kenapa Allah bagi tiada duit?

Jawapanya, sebab Allah jauhkan kita dari dosa riak, ujub, takbur, kedekut dan membazir. Maka, banyaknya dosa yang kita buat.Tapi Allah hindarkan kita dari melakukannya. Betapa Allah sayangkan kita dan sentiasa mengingati kita.Subhanallah…Alhamdulillah…AllaHu Akbar.

Apa yang dapat disimpulkan di sini ialah...

Seorang penyair berkata:

“Mereka bersenang-senang dengan angan khayalan sedangkan segala pemberian adalah ujian. Mereka mendakwa telah mengharungi lautan dugaan sesungguhnya mereka belum pun bertemu ujian”

Kadang-kadang kita berdoa untuk kekuatan, tetapi dugaan yang diberi. Kita minta cerdik, namun masalah pula yang timbul. Kita mintak bahagia, tetapi huru hara pula jadinya. Dugaan menjadikan mental untuk kuat, masalah menjadikan kita tabah. Allah yang Maha Mengetahui. 

Renungkan hadis ini;

“Telah berkata jibril, wahai tuhanku, engkau sampaikanlah hajat hambaMu. Maka, Allah menjawab: biarkan hambaKu itu, kerana Aku mencintai suaranya”

Oleh itu, adakalanya kita perlu menangis supaya kita tahu hidup ini bukan sekadar ketawa dan adakalanya kita perlu ketawa supaya kita tahu mahalnya nilai air mata. Ujian yang menimpa, sakit yang kita rasa. Namun sakit itu nikmat, kerana kita akan kenal rahmatNya. Kesembuhannya tidak kita ingini, namun keredhaan itulah yang kita dambai. Hikmah yang tersembunyi di dalam langit tinggi hanya pemilik langit dan bumi maha mengetahui segalanya. Segala puji bagi Allah.Dari Allah kita datang, kepada Allah kita akan kembali.

Ya Allah, apabila engkau memanggilku ambilah aku dalam keadaan Khusnul Khotimah ( baik di akhir ) dan sempatkanlah aku mengucapkan kalimat "LA ILAHA ILLALLAH"

Sabtu, 25 Januari 2020

As long as you know

In life, there are only 4 BASIC principles

You know what is good (pahala {I don’t know what is it in English}), what is bad (sin)

You know what is Halal (can do) what is HARAM (cannot do or shouldn’t be near to). You know that there is a heaven and hell. Where you do good you can get into heaven, when you do bad, you can get into hell. But here, nobody knows His Qadar. Keep in mind, only by a prayer [du’a] can change the qadho’. That’s the power of du’a as Allah stated. Although Allah set everything but He still has His Mercy for His servant. As we still can has a part, and only He we should pleased for His Mercy. You are not going to heaven or hell by only your own deed but it is all because of His Mercy on you.

You know that you will DIE. You know that your life not everlasting. And you never know when you are going to die. You want to enjoy? What’s the purpose of your life? What’s the meaning of life to you? After you die, no one could help you unless what you did when you are alive.

4 things. As long u know, dosa pahala, syurga neraka you will always be good.
As long as you know why you are a servant. a creature that the most decent that made by cement , you will always remember the purpose of yourlife and the matter of life.

Be good to others. Be good to anyone. No big nose. No greediness. No selfishness. As you know, perhaps you will die by the time after this, or tomorrow.

This is what a muslim believes as he believe there is a day of Hereafter. Where all our deed will be count either good or bad. Because of that, we cannot do bad things no matter to ourselve, or other people and things.Rich people should help the poor, as their wealth is a TEST and a responsibility. It is not just for fun and play.

Well ya, perhaps some people think we muslim just believe nonsense. A thing that you can't see for real. Now let's look, if you believe it's not a matter of fact. It can make sense to make you believe in something. I believe no one has a power that Allah The Almighty. He the one that I pleased that has power on us. Why?

A baby was born and a kid or an old man is dying, both has no power to hold or to postpone their deliver or death. not even a single second. They have no power on their own body. Then who the one that has the power? You tell me.

Fair enough. I should be good to myself and my parents right now.

p/s: to be really a damn GOOD child one, not easy task for me same as to be a GOOD SERVANT. The only reason, I should not only because of mercy but because I please Him I do.